|
Balikpapan - Dunia pendidikan terus bergerak menuju arah yang lebih humanis. Di SMP Syaichona Cholil Balikpapan, perubahan tersebut dimulai dari bagaimana seorang guru melihat dan menilai perkembangan siswanya. Pada Kamis, 21 Mei 2026, bertempat di ruang multimedia, seluruh tenaga pendidik berkumpul dalam agenda Komunitas Belajar (Kombel) untuk membedah strategi Asesmen dan Pelaporan yang Berpusat pada Peserta Didik.
Kegiatan ini dihadiri pengawas SMP Pak Nurhadi, S.Pd dan didampingi secara langsung oleh Ibu Sari Rejeki, S.Km., S.Pd., M.Pd yang membawa perspektif baru bahwa asesmen bukan sekadar angka akhir, melainkan alat untuk memahami potensi unik setiap anak. Dalam diskusi yang berlangsung serius namun terbuka, para guru diajak mengevaluasi kembali bagaimana metode pelaporan hasil belajar dapat mencerminkan pertumbuhan karakter, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis siswa secara lebih otentik. Mengapa hal ini menjadi penting? Karena pendidikan berkualitas menuntut pemahaman mendalam tentang kebutuhan setiap individu. Para pendidik di SMP Syaichona Cholil menyadari bahwa setiap lembar hasil belajar harus menjadi cerminan dari proses perjuangan santri dalam menimba ilmu. Dengan memusatkan asesmen pada perkembangan peserta didik, sekolah berkomitmen untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih adil, relevan, dan mendukung pertumbuhan setiap potensi anak bangsa secara maksimal. Semoga dengan pendekatan yang lebih berpusat pada peserta didik, setiap santri semakin termotivasi untuk mengenali potensi dirinya dan tumbuh menjadi individu yang berdaya. Mari kita terus mendukung terciptanya ekosistem pendidikan yang menghargai proses, karena di sanalah masa depan gemilang bangsa ini mulai dibentuk #smpsyaichonacholilbpp #smpsyaichona_bpp #ppsc_bpn #psb.syaichona |
AuthorTim Media TautanArchives
June 2026
Categories |